Pernahkah Anda menggunakan kabel USB ponsel Anda untuk mengisi daya baterai dengan cara menghubungkannya ke laptop? Memang cara tersebut praktis namun Anda perlu berhati-hati karena ada dampak buruk untuk ponsel Anda. Apa dampak buruk tersebut?

Apabila Anda menggunakan kabel USB untuk mengisi daya baterai sangat rentan untuk diretas oleh hacker. Hal ini berlaku untuk ponsel iOS maupun Android. Ini bisa terjadi karena ponsel pintar Anda menyalurkan sejumlah besar informasi dalam proses handshake dengan laptop sebelum koneksi antara 2 perangkat tersebut terjalin. Informasi yang dimaksud adalah nama dan tipe perangkat, serial number, pabrikan, versi sistem informasi, file system, firmware, dan ID chip elektronik yang ada di dalamnya.

Keterangan-keterangan tersebut yang rentan diretas oleh hacker melalui laptop yang terhubung ke ponsel pintar Anda yang nantinya dipakai untuk menyiapkan serangan cyber yang ditujukan ke ponsel. Yang lebih parahnya lagi apabila Anda menyambungkan ponsel ke laptop atau komputer yang berada di tempat umum.

Anda bisa dilacak melalui ID perangkat. Bisa saja ponsel Anda dimasukkan program yang aneh seperti ransomware ataupun adware. Ada lagi yang lebih parah, kalau Anda seorang tokoh penting misalnya Anda pimpinan perusahaan maka data Anda sangat penting dan kalau Anda sampai teledor bisa jadi Anda menjadi sasaran serangan hacker.

Apabila hacker sudah memperoleh keterangan-keterangan spesifik mengenai ponsel pengguna, serangan program jahat pun bisa disesuaikan lewat eksploit yang khusus dibuat untuk menyasar perangkat bersangkutan.

Selain laptop atau komputer, perangakat charger palsu di tempat umum yang kelihatannya tak berbahaya bisa dipakai untuk menanam malware di ponsel pintar Anda.

Mulai sekarang stop mengisi daya baterai ponsel menggunakan laptop dan juga charger asing. Jangan sampai data penting Anda diretas oleh hacker. Semoga bermanfaat 🙂