Menggunakan U-Boot untuk Boot Emulator Android – Kalian pasti memiliki kesulitan dengan U-Boot pada perangkat Android kalian dalam pengerjaannya dan kalian pasti bertanya – tanya bagaimana untuk memulai sistem android kalian dari awal. Ini semua merupakan teka – teki umum yang selalu ada di bidang pemrograman pada sistem android. Untuk menjelajahi pemrograman sistem embedded atau pemrograman sistem android kalian akan membutuhkan hardware atau perangkat keras, tetapi perangkat keras tersebut mungkin tidak selalu tersedia. Nah bagimana kalian bisa memulai menjelajahi pemrograman sistem tersebut dengan sesuatu yang sudah kalian punya. Caranya yaitu dengan menggunakan Emulator Android dan sebenarnya pilihan ini merupakan pilihan yang baik untuk pemrograman boot gambar emulator android.

Sebelumnya saya akan memberikan kalian pengertian mengenai U-Boot, U-Boot adalah bootloader populer yang digunakan di banyak aplikasi embedded. Pengembang sistem Android itu sering menggunakannya untuk boot berbagai sistem embedded berbasis Android. Sebagai pengembang aplikasi Android, kalian mungkin menggunakannya untuk masuk ke modus recovery atau mengembalikan pengaturan default pabrik untuk pengujian perangkat kalian. Namun, tidak ada bootloader yang tersedia di lingkungan emulator Android, dan pengembang aplikasi Android menggunakan sebagian besar waktunya untuk pengembangan tersebut. Mari kita lihat secara rinci bagaimana menggunakan U-Boot di lingkungan emulator Android. Menggunakan U-Boot, pengembang sistem Android dan pengembang aplikasi dapat memperoleh fleksibilitas untuk memanipulasi Android gambar sistem emulator. Misalnya, pengujian dan debugging masalah yang berkaitan dengan mode recovery hampir tidak mungkin dalam lingkungan emulator. Dengan bootloader, kalian tidak harus memiliki modus pemulihan masalah pengujian di lingkungan emulator.

Bagaimana Mendapatkan U-Boot untuk Android Emulator, U-Boot untuk emulator Android dapat kalian download dari SourceForge, layanan berbasis web yang menawarkan repositori kode sumber, mirror download, pelacakan bug, dan fitur lainnya. Dua paket biner berisi gambar U-Boot untuk emulator Android yaitu versi AOSP dan versi CyanogenMod.

Sekian artikel saya kali ini mengenai “Menggunakan U-Boot untuk Boot Emulator Android” semoga bermanfaat untuk kalian semua dan sampai bertemu di artiikel yang lainnya yang mungkin akan membahas hal lebih dalam lagi mengenai U-Boot untuk android kalian. Terima kasih sudah membaca artikel ini  🙂