Smartphone saat ini sering kita gunakan. Seringnya menggunakan smartphone berpengaruh juga dengan pemakaian baterai smartphone, jika kita terlalu lama menggunakan smartphone otomatis baterai smartphone kita cepat lowbatt. Banyak yang beranggapan salah mengenai baterai smartphone. Apa saja hal-hal yang sebenarnya salah mengenai baterai smartphone? Saya akan bahas pada artikel kali ini.

  1. Menutup Aplikasi Untuk Menghemat Baterai
    Sebagian besar orang beranggapan bahwa menutup aplikasi dapat menghemat baterai tapi sebenarnya aplikasi tersebut masih berjalan di background. Aplikasi yang menutup tersebut pada dasarnya hanya akan sedikit menghemat baterai tapi kenyataannya masih berjalan di background. Banyak aplikasi yang dipercaya untuk menutup secara instan aplikasi yang berjalan seperti Clear RAM, tapi pada kenyatannya apabila menggunakan aplikasi tersebut sia sia karena dengan menutup aplikasi akan me-restart aplikasi saat dibuka kembali yang artinya kerja processor akan berat dan akan memakan penggunaan RAM. Daripada mematikan aplikasi lebih baik mematikan atau membersihkan data yang berjalan di background, cara ini lebih efektif daripada mematikan aplikasi yang berjalan di foreground. Tapi Anda harus tahu hal penting yang satu ini, bahwa tidak semua aplikasi bisa berjalan tanpa background data, contohnya playstore.
  2. Kosongkan Baterai Sebelum Mengisi Kembali
    Baterai pada saat ini menggunakan lithium-ion yang berarti tidak akan mengalami permasalah seperti baterai pada beberapa waktu lalu ang masih menggunakan bahan nikel kadmium dan nikel-metal hidrida. Jadi pernyataan bahwa harus mengosongkan baterai sebelum mengisinya kembali itu tidak berlaku lagi pada baterai saat ini.
  3. Nonaktifkan Wi Fi, Bluetooth dan Location Services
    Sebenarnya dengan menonaktifkan wi fi, bluetooth dan location services memang bisa menghemat baterai tapi sebenarnya hal yang membuat boros pemakaian baterai adalah layar. Rata-rata layar memakan daya sekitar 60% sampai 70% dari keseluruhan daya baterai. Tidak berarti dengan menonaktifkan wi fi, bluetooth dan location services dapat memperpanjang umur baterai ya
  4. Pengisian Baterai Semalaman Akan Mempersingkat Umur Baterai
    Pada kasus kali ini sebenarnya berlaku untuk jenis baterai zaman dulu yang berbahan Li-ion. Baterai dengan bahan Li-iom jika terlalu lama di charge maka akan panas dan menimbulkan ledakan. Namun kali ini smartphone sudah lebih canggih dan bisa mencegah hal ini terjadi dengan menggunakan bahan baterai yang berbeda. Mengisi daya terlalu lama memang bisa berdampak degradasi pada umur baterai tapi saat ini hal tersebut dapat diminimalisir. Dan sebenarnya jika Anda mengisi baterai semalaman tidak banyak berpengaruh negatif terhadap baterai pada saat ini.

Itulah hal-hal yang sebenarnya salah mengenai baterai smartphone. Kembali lagi kepada diri kita masing-masing bagaimana merawat smartphone milik kita agar bisa bertahan lama, umumnya masa penggunaan perangkat disarankan mengganti selama 2 tahun sekali.

Semoga bermanfaat 🙂