Belajar Membuat Mobile App yang Intuitive

Sekarang ini membuat mobile app sendiri adalah hal populer yang tentunya membuat banyak orang tertarik. Di zaman modern ini, memang penggunaan mobile app sudah sangat dekat dengan kehidupan banyak orang. Hal seperti transaksi, berbelanja, transportasi dan bahkan antar barang sudah bisa menggunakan aplikasi.

Namun tidak semua aplikasi yang ada benar – benar dipakai. Hal ini terjadi tidak hanya karena kebutuhan orang berbeda ataupun persaingan antar aplikasi, tapi karena banyak aplikasi yang desainnya buruk. Saat user merasa mobile app membingungkan, tidak enak dipandang dan terasa tidak intuitif, mereka akan membuang aplikasi tersebut.

Jika Anda ingin belajar membuat mobile app sendiri, perhatikan hal berikut untuk memastikan mobile app buatan Anda mudah digunakan, jelas dan intuitive:

Membuat Perencanaan dan Prototype

Hal pertama yang harus dipastikan adalah bayangan Anda soal aplikasi mobile ini. Untuk memastikan bentuknya jelas dan konkrit, coba gambar blueprint atau prototype untuk mendesain awal aplikasi ini. Hal ini memastikan gambaran yang ada di kepala Anda bisa terlihat lebih jelas.

Desain menggunakan prototype ini juga bisa menjadi acuan utama saat proses pembuatan sudah mulai berjalan. Anda tentu tidak mau proses ini tersendat hanya karena Anda masih belum yakin tentang gambaran aplikasinya bukan?

Buat Desain yang Simple

Untuk membuat user mudah paham tentang layout mobile app dan cara menggunakannya, pastikan desain yang Anda pakai simple dan tepat guna. Simple di sini bisa dalam bentuk icon, tulisan, bentuk menu dan tentunya struktur User Interfacenya.

Anda tidak perlu menggunakan animasi, bentuk icon unik atau font yang aneh – aneh hanya untuk menarik perhatian user. Penggunaan tampilan yang ramai malah terkadang terkesan membingungkan. Dari pada beresiko membuat user sulit menggunakan app Anda, lebih baik pakai desain yang sederhana.

Desain Sesuai dengan Platform

Setiap platform pasti memiliki bentuk User Interfase yang sudah paten. Contoh saja tombol menu pada Android selalu ada di pojok atas (bisa kiri ataupun kanan). Bentuk icon menu ini juga titik 3 atau garis 3. Karena sudah user yang menggunakan Android terbiasa dengan hal ini, aplikasi mobile Anda juga lebih baik menggunakan desain yang sama. Hal kecil seperti ini akan membuat user mudah memahami dan menggunakan mobile app yang Anda buat.

Gunakan Perspektif dari User

Hal yang tidak kalah penting adalah memikirkan desain dari posisi user. Selalu tanyakan hal seperti:

  • Apakah font aplikasi sudah jelas di baca?

  • Apakah ukuran tombol terlalu kecil untuk jari user?

  • Apakah kontras warna sudah bagus?

  • Dst

Pertanyaan seperti ini penting untuk memahami bagaimana perasaan user saat menggunakan aplikasi mobile Anda. Jika ingin pasti, lakukan tes untuk aplikasi dan menjaring feedback dari tes tersebut. Jika proses ini dilakukan berulang – ulang, Anda akan mendapatkan inspirasi desain yang lebih user friendly.

Jika Anda ingin belajar lebih soal desain mobile app, datang saja ke DUMET School. DUMET School adalah tempat kursus berkualitas tentang semua ilmu yang berhubungan dengan internet. Di sini Anda bisa belajar soal seluk beluk app dengan lebih detail. Jadi tunggu apa lagi? Ayo daftar sekarang juga!

5 Platform Rekomendasi Untuk Membuat Mobile App

Walaupun membuat aplikasi, sekarang ini kebutuhan untuk membuat mobile app sudah tidak perlu harus mahir dalam koding. Anda cukup mengerti logika bahasanya saja untuk dapat membuat aplikasi tipe yang ini. Pembuatan cara simple ini muncul berkat banyak platform pembuatan mobile app yang menyediakan fitur easy build.

Jika ada kemauan dan motivasi belajar yang tinggi semua orang bisa menguasai membuat mobile app. Apakah Anda tertarik? Jika Anda ingin mencoba sendiri, silahkan gunakan 5 platform untuk pembuatan app yang direkomendasi berikut ini:

  1. Appery.io

Appery adalah platform dengan bentuk cloud-base yang cukup mudah digunakan. Karena bentuknya yang cloudbase, Anda tidak perlu install ataupun mendownload platform ini. Tanpa set-up yang lama, Anda bisa langsung mulai membuat mobil aplikasi.

Menggunakan Appery, Anda dengan mudah bisa membuat app untuk Android dan iOS. Teknik pembangunan app disini menggunakan visual editor dan drag & drop method. Menggunakan teknik ini, Appery membuat kode secara otomatis sesuai dengan indikator visual yang Anda rangkai.

Jika Anda bekerja dengan tim ataupun ingin membuat app yang advance, Appery mengijinkan Anda menggunakan custom plugin dan membagi pekerjaan dengan mudah. Jika Anda tertarik, Anda hanya perlu membayar 60 USD per bulan untuk akun standard dan 135 USD per bulan untuk tim.

  1. Mobile Roadie

Platform yang satu ini adalah app creator yang membuat semua orang bisa menjadi pembuat mobile app. Mobile Roadie compatible dengan hampir semua OS, baik itu Android maupun iOS. Platform ini juga compatible dengan segala media dengan automatic importing dari RSS, Twitter, ataupun Google News Keywords. Fitur ini memastikan app yang Anda buat bisa menggunakan real time communication dengan user lain.

Pembangunan app di platform ini menggunakan visual dan mudah digunakan. Walaupun begitu Anda yang ingin mengontrol bahasa yang digunakan untuk proses penarikan data di app tersebut. Mobile Roadie bisa compatible dengan XML, JSON, PHP, CSV dan HTML.

Jika Anda tertarik menggunakan platform ini, Anda hanya perlu mendaftar biaya subscribe sebesar 145 USD per bulannya.

  1. The AppBuilder

App Builder adalah platform pembuatan app yang paling fleksibel digunakan. Anda saat memesan akan ditanya oleh pihak sana untuk menyesuaikan kemampuan app dengan kebutuhan Anda. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi para pemula yang baru belajar.

Hal yang paling menarik dari app builder bukanlah penggunaanya yang mudah melainkan fitur pengaturan live dan update. Anda yang telah meluncurkan App tidak perlu repot lagi melakukan update ataupun patch. Cukup kirimkan indikator update dan biasanya proses ini sudah dikirim ke semua pengguna app Anda.

Jika Anda ingin belajar lebih soal pembuatan mobile app, segeralah mendaftar di DUMET School. DUMET School adalah tempat kursus berkualitas tentang semua ilmu yang berhubungan dengan internet. Mulai dari membuat website, bisnis online, digital marketing, membuat app dan masih banyak lagi. Ayo daftar sekarang juga!

Cara Mengkonvert File E-Book kedalam Ebook Reader Kindle

Cara Mengkonvert File E-Book kedalam Ebook Reader Kindle

Cara Mengkonvert File E-Book kedalam Ebook Reader Kindle. “Buku adalah jendela dunia, sedang membaca adalah kuncinya”. mungkin teman-teman ada yang pernah mendengar istilah tersebut. bukan tanpa sebab, buku dikatakan sebagai jendela dunia karna memang dari bukulah banyak hal yang dapat dipelajari tanpa perlu merasakannya sendiri. Tidak seperti dulu yang harus menggunakan buku fisik, zaman sekarang sudah banyak sekali betebaran buku digital yang dapat dibaca dipelbagai device salah satunya adalah Kindle E-Reader. (more…)

Google Task: Punya Potensi

Google Task: Punya Potensi

Google baru – baru ini mengupdate aplikasi yang banyak orang tunggu. Fitur memo pada smartphone Android dirasa kurang mendukung untuk mebuat list prioritas atau hal – hal penting yang harus dilakukan. Google Task pada dasarnya adalah aplikasi untuk membuat to-do list. (more…)

Mesin Pembaca Chip dari Square

Mesin Pembaca Chip dari Square

Dalam industry digital sekarang, alat scan untuk kartu seperti credit card, kartu kamar hotel, ATM dan banyak kartu dengan chip lain, sudah banyak digunakan. Perkembangan alat pembaca chip ini makin cepat dan akurat.

Square, produsen alat scan mobile payment telah mengumumkan mesin yang mampu membaca dan chip pada kartu hanya dalam waktu dua detik. (more…)