Untuk kalian yang senang bermain game tidak ada salahnya mencoba untuk membuat game. Jangan bisanya hanya jadi konsumen saja, coba jadi pembuat game. Biasanya ada saja ide-ide unik yang bermunculan ketika sedang bermain game. Coba tuangkan ide-ide unik tersebut menjadi sebuah game yang menyenangkan. Kalian bisa menggunakan beberapa bahasa pemrograman untuk membuat game di Android maupun iOS. Apa saja bahasa pemrogramannya? 

1. C# (C Sharp)

Bahasa pemrograman C# biasanya dipakai untuk membuat game pada windows (desktop), tapi ternyata selain itu bisa juga membuat game pada Android dan iOS. Game yang dibuat biasanya dibangun menggunakan unity 3D dengan bahasa pemrograman C#. Contoh game yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman C# ini adalah LiloCity.

2. JavaScript

Rata-rata orang hanya mengetahui kalau bahasa pemrograman JavaScript untuk membuat website. Ternyata selain untuk membuat website, JavaScript bisa digunakan untuk membuat game tapi harus didukung dengan bahasa pemrograman HTML dan PHP. Contoh game yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman ini adalah Football Saga. 

3. Java

Java adalah bahasa pemrograman yang bisa digunakan untuk membentuk aplikasi berbasis desktop, membuat website, membuat game android dan game desktop. Bahasa Pemrograman Java merupakan bahasa pemrograman yang berorientasi objek (OOP-Object Oriented Programming). Kalau kalian ingin membuat game di Android dan iOS apalagi game-nya berskala besar, sangat cocok menggunakan Java. Contoh game yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman Java adalah Spiral Knights.

4. Actionscript 3.0

Actionscript 3.0 biasa digunakan untuk mengembangkan game dengan format game flash. Tujuan dalam pengembangan bahasa pemrograman Actionscript 3.0 merupakan untuk menciptakan bahasa pemrograman yang ideal dalam proses membangun aplikasi Internet dengan cepat. Contoh game yang dibuat menggunakan Actionscript 3.0  yaitu game Shopping Paradise yang ada di Facebook.

Itulah bahasa pemrograman untuk membuat game di Android dan iOS. Kuasailah satu bahasa program terlebih dahulu sehingga lebih mudah jika ingin migrasi menggunakan bahasa program yang lain. Silakan dicoba dan semoga bermanfaat 🙂