Perlu diketahui, ternyata hacker juga membutuhkan aplikasi untuk meretas komputer atau perangkat elektronik seperti smartphone dan bisa juga akun sosial media yang kita miliki diretas oleh hacker. Ingin tahu apa saja aplikasi yang digunakan para hacker? Berikut ini jawabannya

1. Remote Desktop Connection

Biasanya aplikasi ini digunakan oleh kantor untuk menghubungkan 1 PC ke PC lainnya. Kalau PC 1 ke PC lainnya bisa terhubung sudah pasti bisa memasukan sistem komputer orang lain, tapi tenang saja ternyata antivirus zaman sekarang sudah bisa mengamankan komputer kita dari hacker yang coba meretas menggunakan Remote Desktop Connection. Rutinlah memperbarui antivirus supaya komputer terlindungi dari hacker.

2. Program Crack

Aplikasi ini biasanya digunakan untuk cheating atau berlaku curang. Misalnya ada aplikasi yang berbayar dan bisa diganti menjadi aplikasi gratis. Dan sekarang orang-orang memanfaatkan aplikasi ini untukmenyebarkan virus dan mencari informasi pribadi. Lagi-lagi harus memasang antivirus supaya ketika ada virus yang menyerang komputer atau smartphone kita langsung terdeteksi, biasanya pakai antivirus CCleaner.

3. Attacking IP

Aplikasi ini digunakan untuk mendeteksi atau melacak alamat IP seseorang. Apabila hacker sudah menemukan alamat IP seseorang akan dengan mudahnya hacker tersebut meretas data-data milik orang. Selain itu aplikasi Attacking IP ini digunakan untuk masuk ke sistem komputer orang lain dengan cara masuk ke port network yang lemah. Untuk menghindari serangan hacker dari aplikasi ini hendaknya kita memperbarui semua software termasuk antivirus dan driver network.

Itulah beberapa aplikasi yang sering digunakan oleh para hacker. Simak tips yang ada di dalamnya juga ya supaya kita terhindar dari serangan hacker. Semoga bermanfaat 🙂