Aplikasi sosial media merupakan salah satu hal yang sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat Indonesia. Bukan hal yang aneh pula bagi orang-orang memiliki beberapa akun sosial media. Sudah bukan hal yang asing, jika kamu ditanyai “punya akun path gak? Nama ignya apa? Sini aku follow twitternya?” Dll.

Wah wah, Aplikasi Yang Masih Asing Bagi Orang Indonesia. Judul konten kali ini agak asing ya? Asing? Kayak bule aja. Masyarakat Indonesia adalah termasuk masyarakat yang fanatik terhadap aplikasi. Namun, adakah aplikasi yang menurut mereka asing? Tentu ada. Berikut adalah beberapa aplikasi yang asing bagi masyarakat Indonesia :

1. Periscope
Aplikasi ini membuat para pemilik akun dapat melakukan video secara langsung (seperti video call). Bagi para reporter, dengan adanya periscope mungkin akan membantu mereka melakukan siaran secara langsung di tempat kejadian. Yang memiliki akun periscope merupakan orang-orang yang benar-benar fanatik terhadap aplikasi sosmed. Mengapa demikian? Ya! Periscope hanya digunakan oleh kaum urban. Kebanyakan besar penggunanya adalah warga Jakarta. Coba tengok ke Bekasi, Karawang atau bahkan Tangerang sedikit sekali kamu temukan pengguna yang berasal darisana.

2. Vine
Jejaring sosial dan hiburan ini, membuat para pengguna dapat sharing video dengan durasi 6 detik. Format yang disediakan adalah GIF. Dengan berbagi video singkat sebenarnya sama halnya dengan Instagram, namun Instagram memberikan durasi waktu sampai 15 detik. Dan tahukah kamu kalau Vine tidak banyak digunakan oleh para pengguna sosial media.

3. Flickr
Flickr merupakan salah satu aplikasi untuk media gambar. Cukup log-in dengan satu akun kamu sudah bisa sharing hal-hal yang sudah kamu potret. Berbeda juga dengan Instagram, Flickr dibuat untuk melakukan blogging. Tingkat kepopulerannya pun sangat berbeda. Di Flickr kamu tidak akan menemukan orang-orang yang berjualan seperti di Instagram hehehe. Seru loooh, jadi kamu tidak melulu harus belanja online.