Setiap tahun selalu ada teknologi baru yang dimunculkan. Tujuannya untuk memperbarui atau memperbaiki ide-ide yang belum sempurna pada produk sebelumnya. Seperti tahun 2017 yang telah menjadi saksi sejarah dari perkembangan teknologi, khususnya software dan gadget. Meskipun beberapa di antaranya terbilang baru, tapi ada juga yang terpaksa harus dilenyapkan. Hal itu didasari oleh berbagai alasan, baik karena sepi peminat maupun sudah tidak relevan.

Teknologi yang Telah Lenyap di Tahun 2017

Berikut beberapa teknologi yang dihentikan produksinya pada tahun 2017:

Google Talk

Google Talk dikenalkan pada 2005 lalu, tapi di tahun 2017 ia mengalami nasib yang serupa dengan layanan instant messenger lainnya. Namun, penutupan Google Talk merupakan awal dari kemunculan aplikasi sejenis, yaitu Google Hangout yang memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan lebih mudah dan efektif. Produk yang telah disiapkan Google sejak tahun 2013 ini berada di kolom navigasi Gmail sebelah kiri. Untuk versi mobile sendiri, Hangout tersedia dalam bentuk aplikasi.

Google Chrome Apps

Pada bulan lalu, Google telah mematikan webstore Chrome, yakni toko aplikasi yang berisi add-ons untuk browser tersebut. Tapi, keputusan itu tidak dilakukan ke semua versi, hanya pada Chrome yang terinstall di sistem operasi Linux, Windows dan Mac. Berdasarkan e-mail yang dikirimkan ke pengembang Chrome, sebagian add-ons yang telah diinstall pada browser Chrome masih dapat digunakan. Namun, fungsinya akan dihentikan di awal 2018.

Nintendo Entertainment System (NES)

NES edisi klasik, konsol game yang legendaris, tidak akan diproduksi lagi oleh Nintendo. Sebab, game tersebut tidak menawarkan grafis yang hidup dan tampilannya sangat sederhana, seperti ketika pertama kali dirilis. Namun, untuk mengikuti perkembangan jaman, konsol itu dilengkapi port HDMI, sehingga masih bisa dimainkan di TV flat yang populer sekarang ini.

Walaupun sudah dihentikan pembuatannya, peminat Nintendo masih cukup tinggi. Terbukti dengan banyaknya orang yang mencari NES di toko-toko online semenjak layanannya ditutup. Bahkan, beberapa pelapak menjualnya dengan harga yang cukup tinggi.

Sayang sekali, ya padahal beberapa teknologi tersebut sempat digandrungi oleh pengguna di eranya. Dan akhirnya, kita hanya bisa mengucapkan selamat tinggal pada mereka.